Tips Investasi Online di Platform Fintech Untuk Para Investor Muda

Investasi merupakan hal yang dapat dilakukan oleh para kaum millennial agar mendapatkan hasil yang maksimum untuk kebutuhan masa depan dengan menanam modal. Saat ini sudah banyak bentuk investasi yang tersedia seperti investasi barang, emas, saham, properti dan juga dana.

Di era modern saat ini dengan adanya kemajuan teknologi maka telah hadir yang namanya fintech atau financial technology yang artinya kita dapat melakukan transaksi dan investasi melalui teknologi yang sudah dikembangkan.

Apa itu fintech? Fintech merupakan teknologi finansial adalah suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan bidang teknologi dan bidang ekonomi agar pendanaan semakin meningkat.

Investasi di fintech atau investasi peer to peer lending ini memberikan dampak yang baik kepada penggunanya yaitu para investor dan juga mitra yang mendapatkan bantuan modal untuk mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang dijalankannya. Berbicara tentang investasi, bagi kalian yang baru memulai di dunia investasi kalian harus punya pengetahuan dasar tentang investasi, berikut ini beberapa tips untuk investasi di fintech :

1. Memilih perusahaan yang terdaftar di OJK

Memilih perusahaan untuk investasi fintech yang aman itu sangat penting dimana saat ini marak sekali kasus penipuan yang terjadi. Supaya kalian terhindar dari penipuan kalian harus memilih perusahaan yang benar benar terjamin keamanannya yaitu perusahaan yang telah mendapat izin dan terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

2. Memilih mitra yang tepat

Mengingat investasi P2P adalah investasi yang menghubungkan investor dengan peminjam secara langsung maka investor dapat memilih mitra secara bebas. Untuk mendapatkan keuntungan yang diinginkan dan menghindari mitra yang baik maka kalian sebagai investor harus selektif dalam memilih calon mitra yang akan kalian danai. Kalian dapat melihat melalui credit scoring, jenis usaha serta sejarah pengembalian agar kalian tidak salah pilih.

3. Memilih produk yang sesuai

Dalam berinvestasi kalian harus memilih jenis produk yang tepat agar investasi yang kalian lakukan dapat berjalan dengan lancar. Dalam P2P lending terdapat 4 jenis yaitu Consumer Loan, Small Business Loan, Real Estate Loan, dan Student Loan. Kalian bisa memilih Small Business Loan yang bertujuan untuk mendanai pengusaha kecil menengah yang ada di pedesaan agar dapat meningkatkan pendapatan dan mewujudkan investasi ekonomi inklusif.

4. Memilih keuntungan yang tepat

Bagi para investor muda, tips yang perlu diperhatikan selanjutnya yaitu memilih besarnya bunga dengan tepat. Kalian harus bisa mempertimbangkan besarnya bunga atau sekitar 15% sampai 20% per tahunnya agar terhindar dari resiko yang tidak diinginkan.

5. Terdapat jaminan asuransi

Saat kalian berinvestasi, tentunya kalian tidak ingin mengalami hal yang tidak terduga kan, jadi kalian harus memastikan untuk memilih perusahaan yang memiliki asuransi. Apabila seorang mitra atau peminjam kalian mengalami musibah atau meninggal dunia maka sebagai investor tetap akan terjamin dengan adanya asuransi. Biasanya investor atau mitra akan dikenakan biaya asuransi sesuai kebijakan perusahaan.

Berdasarkan tips tips yang telah diberikan sebelumnya, maka kalian pasti sudah kebayang perusahaan mana yang akan menjadi tempat kalian untuk berinvestasi. Apabila kalian masih bingung, kalian bisa memilih Amartha sebagai tempat kalian untuk berinvestasi P2P. Amartha sendiri sudah ada sejak tahun 2010 dan telah menjadi peer to peer lending pada tahun 2016 serta sudah mendapat izin dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Fintech OJK Amartha juga menjamin keamanan para investor, karena keamanan investor merupakan prioritas perusahaan. Di Amartha terdapat sistem pendanaan kelompok, kemudian Amartha juga bekerja sama dengan perusahaan Penjaminan Kredit Jamkrindo dan Asuransi Jiwa untuk mitra agar dapat mengurangi resiko pendanaan.